Kisah Sudarsih, Perempuan Tani HKTI Jakarta dan Gerobak Sayur Impiannya

 


 JAKARTA,  Di bawah terik matahari ibukota tampak seorang wanita tua menggendong sayuran memakai bakul, berkeliling puluhan kilometer menjajakan dagangannya.

"Saya berdagang berkeliling sejauh 20 Km menggunakan bakul sebab tidak punya gerobak," ungkap Sudarsih, Kamis siang.

Mengetahui hal tersebut, perempuan HKTI DKI Jakarta pun mengajaknya ke ke kantor DPP HKTI yang kebetulan di sana ketua DPP HKTI Moeldoko sedang rapat. Moeldoko pun simpati dan empati setelah mendengar kisah Sudarsih sehingga Kepala Kantor Staf Presiden KSP) ini memberi sebuah gerobak berwarna hijau yang ada di halaman kantor HKTI.

"Kita berikan bantuan, supaya ibu bisa belanja makin banyak untuk dijual lagi. Petani pun berjualan hasil panennya bertambah banyak. Ibu ringan, petani kita juga ringan,” ucap Moeldoko di dampingi Ketua Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta.

Mendapat kejutan dari Moeldoko, Sudarsih tidak kuasa menahan tangis sambil memeluk Ketua Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta, Rina Fitri.

"Alhamdullilah, Terima kasih atas bantuan gerobak ini yang sudah menjadi impian sejak lama guna berjualan," ujar Sudarsih, pedagang binaan Gerakan Terima kasih Ibu .

Rina Fitri pendiri Gerakan Terima kasih Ibu ini pun mengungkapkan sangat senang dapat membantu para perempuan pejuang keluarga salah satunya Sudarsih.

"Ibu Sudarsih adalah inspirasi bagi kita semua. Usia tidak menghalangi semangat dan kerja keras beliau untuk bertahan hidup ditengah situasi seperti ini. Kita yang muda seharusnya malu apabila masih saja mudah menyerah" Tukas Rina, Jumat, (8/10/2021). (Edi)


0 komentar:

Posting Komentar